SDN 2 Muara Ciujung Timur

Bukan Sekadar Tut Wuri Handayani: Relevansi Pemikiran Ki Hajar Dewantara untuk Generasi Alpha di SDN 2 Muara Ciujung Timur

Bukan Sekadar Tut Wuri Handayani: Relevansi Pemikiran Ki Hajar Dewantara untuk Generasi Alpha di SDN 2 Muara Ciujung Timur

Loading

SDN2MCT – Seringkali kita melihat foto Ki Hajar Dewantara terpampang di dinding kelas, namun seberapa dalam kita memahami esensi pemikirannya dalam konteks pendidikan modern saat ini? Di era digital di mana siswa SDN 2 Muara Ciujung Timur sudah akrab dengan gawai sejak dini (Generasi Alpha), banyak orang tua dan pendidik merasa khawatir akan lunturnya tata krama dan karakter.

Padahal, jika kita menengok kembali filosofi Bapak Pendidikan Nasional ini, kita akan menemukan “obat” yang sangat mujarab untuk tantangan pendidikan abad ke-21. Artikel ini tidak akan membahas biografi tanggal lahir beliau, melainkan bagaimana konsep beliau menjadi pondasi Kurikulum Merdeka yang kita terapkan di sekolah saat ini.

Konsep “Tri N” dalam Pembelajaran Modern

Banyak yang mengenal semboyan Ing Ngarso Sung Tulodo, namun sedikit yang membahas konsep teknis beliau yaitu Tri N: Niteni (Mengamati), Nirokke (Menirukan), dan Nambahi (Menambahkan/Berkreasi).

Di SDN 2 Muara Ciujung Timur, konsep ini sangat relevan dengan pembelajaran berbasis proyek (P5).

  1. Niteni: Siswa diajak mengamati lingkungan sekitar sekolah. Bukan hanya menghafal buku, tapi melihat realitas.
  2. Nirokke: Siswa mencontoh praktik baik yang ada.
  3. Nambahi: Ini adalah tahap inovasi. Siswa tidak hanya meniru, tapi memberikan nilai tambah.

Penerapan Tri N ini melatih nalar kritis siswa, sebuah kemampuan yang sangat dibutuhkan di masa depan, jauh melebihi kemampuan sekadar menghafal jawaban untuk ujian.

Bukan Sekadar Tut Wuri Handayani: Relevansi Pemikiran Ki Hajar Dewantara untuk Generasi Alpha di SDN 2 Muara Ciujung Timur
Bukan Sekadar Tut Wuri Handayani: Relevansi Pemikiran Ki Hajar Dewantara untuk Generasi Alpha di SDN 2 Muara Ciujung Timur

Menghamba pada Sang Anak: Sebuah Miskonsepsi

Salah satu frasa Ki Hajar Dewantara yang kontroversial namun mendalam adalah “Berhamba pada Sang Anak”. Dalam konteks pendidikan di SDN 2 Muara Ciujung Timur, ini bukan berarti guru atau orang tua harus menuruti semua kemauan anak sehingga anak menjadi manja.

Buat Kamu  Sinergi Erat Orang Tua dan SDN 2 Muara Ciujung Timur: Kunci Utama Kesuksesan Pendidikan Anak

Makna sejatinya adalah Student-Centered Learning (Pembelajaran Berpusat pada Murid). Setiap keputusan pembelajaran, metode mengajar, hingga penataan kelas, harus didasarkan pada apa yang terbaik untuk perkembangan murid, bukan apa yang paling mudah bagi gurunya.

Kami di sekolah terus berupaya mengenali kodrat alam dan kodrat zaman setiap siswa. Kodrat alam berkaitan dengan sifat dasar dan lingkungan anak di wilayah Muara Ciujung Timur, sedangkan kodrat zaman berkaitan dengan tantangan teknologi yang mereka hadapi saat ini.

Taman Siswa dan Konsep Sekolah yang Menyenangkan

Ki Hajar menyebut sekolah sebagai “Taman”. Taman adalah tempat yang menyenangkan, tempat tumbuh kembang bunga-bunga dengan karakteristik berbeda. Ada mawar, ada melati, ada kenanga. Kita tidak bisa memaksa melati menjadi mawar.

Begitu pula di sekolah kami. Guru-guru di SDN 2 Muara Ciujung Timur berupaya menjadi “juru tani” yang baik. Kami menyadari bahwa tugas kami adalah menyuburkan tanah, membasmi hama, dan memberi pupuk agar setiap “benih” siswa tumbuh maksimal sesuai potensinya masing-masing.

Integrasi dengan Profil Pelajar Pancasila

Relevansi pemikiran Ki Hajar Dewantara kini terwujud nyata dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Dimensi seperti Beriman, Berkebinekaan Global, hingga Bernalar Kritis adalah turunan langsung dari cita-cita luhur beliau.

Kesimpulan: Sinergi Sekolah dan Rumah Pendidikan karakter ala Ki Hajar Dewantara tidak bisa selesai hanya di dalam gerbang sekolah. Konsep Tri Sentra Pendidikan (Alam Keluarga, Alam Perguruan/Sekolah, dan Alam Masyarakat) mengingatkan kita bahwa kolaborasi adalah kunci.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *