![]()
Daftar isi
- 1 Sinergi Pendidikan dan Kesehatan di Lingkungan Rangkasbitung
- 2 Mengapa Obat Cacing Begitu Penting bagi Anak Sekolah Dasar?
- 3 Kolaborasi Strategis dengan Puskesmas Rangkasbitung
- 4 Prosedur Pemberian dan Jenis Obat yang Digunakan
- 5 Pesan Ibu Kepala Sekolah: Sehat Fisiknya, Cerdas Otaknya
- 6 Menuju Sekolah Sehat dan Prestasi Hebat
Sinergi Pendidikan dan Kesehatan di Lingkungan Rangkasbitung
SDN2MCT – Pada hari Rabu, 7 Mei 2025, SDN 2 Muara Ciujung Timur kembali melaksanakan agenda rutin bidang kesehatan yaitu Program Pemberian Obat Cacing bagi seluruh siswa-siswi kelas 1 hingga kelas 6. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas sekolah, melainkan bagian dari program nasional pengendalian penyakit kecacingan yang diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak.
Kesehatan siswa adalah variabel utama yang menentukan keberhasilan proses belajar mengajar. Kami di SDN 2 Muara Ciujung Timur menyadari bahwa kecerdasan intelektual hanya dapat dicapai secara maksimal jika didukung oleh kondisi fisik yang prima dan bebas dari gangguan penyakit. Program ini dilaksanakan secara terintegrasi sebagai bentuk komitmen sekolah dalam menjaga tumbuh kembang anak didik agar terhindar dari ancaman stunting dan anemia yang seringkali berawal dari masalah kecacingan.

Mengapa Obat Cacing Begitu Penting bagi Anak Sekolah Dasar?
Penyakit kecacingan atau Soil-Transmitted Helminths (STH) masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat, terutama bagi anak-anak usia sekolah dasar. Cacing yang bersarang di dalam tubuh dapat menyerap nutrisi penting seperti karbohidrat, protein, dan zat besi yang seharusnya digunakan untuk pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak.
Dampak buruk jika kecacingan dibiarkan pada anak sekolah antara lain:
- Penurunan Konsentrasi Belajar: Kurangnya zat besi (anemia) akibat kecacingan membuat anak cepat lelah, lesu, dan sulit fokus saat menerima pelajaran di kelas.
- Gangguan Tumbuh Kembang: Nutrisi yang dicuri oleh parasit menyebabkan pertumbuhan fisik terhambat.
- Penurunan Imunitas: Anak menjadi lebih rentan terhadap infeksi penyakit lain karena sistem kekebalan tubuhnya melemah.
Oleh karena itu, pemberian obat cacing minimal 6 bulan sekali merupakan langkah preventif yang mutlak dilakukan untuk memastikan seluruh siswa SDN 2 Muara Ciujung Timur dapat belajar dengan energi penuh.

Kolaborasi Strategis dengan Puskesmas Rangkasbitung
Program ini berjalan sukses berkat sinergi yang erat antara pihak sekolah dan Puskesmas Rangkasbitung. Tim tenaga kesehatan dari Puskesmas hadir langsung ke sekolah untuk melakukan pemantauan dan memastikan setiap siswa meminum obat cacing dengan prosedur yang benar. Kehadiran pakar kesehatan memberikan dimensi keahlian (Expertise) dan kepercayaan (Trustworthiness) bagi para orang tua siswa.
Dalam pelaksanaannya, petugas kesehatan juga memberikan edukasi singkat mengenai pentingnya PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat). Siswa diajarkan kembali cara mencuci tangan yang benar dengan sabun, pentingnya menggunakan alas kaki saat bermain di luar, serta membiasakan diri memotong kuku secara rutin. Hal ini penting karena obat cacing hanya berfungsi membunuh cacing yang ada, namun pencegahan reinfeksi (infeksi ulang) bergantung pada pola hidup bersih sehari-hari.
Prosedur Pemberian dan Jenis Obat yang Digunakan
Proses pemberian obat cacing di SDN 2 Muara Ciujung Timur dilakukan setelah siswa sarapan pagi untuk meminimalisir efek samping ringan seperti rasa mual. Obat yang diberikan adalah jenis Albendazole 400mg, yang merupakan dosis tunggal standar WHO untuk membasmi berbagai jenis cacing perut (cacing gelang, cacing tambang, dan cacing cambuk).
Guru kelas masing-masing mendampingi siswa selama proses pemberian obat untuk memberikan rasa tenang, terutama bagi siswa kelas rendah (kelas 1 dan 2) yang mungkin merasa takut. Dengan pendekatan yang persuasif dan menyenangkan, hampir seluruh siswa mengikuti program ini dengan penuh antusiasme tanpa ada kendala berarti.
Pesan Ibu Kepala Sekolah: Sehat Fisiknya, Cerdas Otaknya
Kepala Sekolah SDN 2 Muara Ciujung Timur, Ibu Hj. Mutasiah, M.Pd., memberikan apresiasi tinggi terhadap kelancaran program ini. Beliau menegaskan bahwa sekolah akan terus mendukung setiap program kesehatan pemerintah yang masuk ke lingkungan sekolah.
“Alhamdulillah, hari ini putra-putri kita di SDN 2 Muara Ciujung Timur telah menerima obat cacing. Kami berterima kasih kepada tim Puskesmas Rangkasbitung atas kerjasamanya. Kami ingin anak-anak didik kami sehat fisiknya agar cerdas otaknya. Kesehatan adalah modal utama mereka untuk menyerap pembelajaran Deep Learning yang sedang kita kembangkan di sekolah,” tutur Ibu Hj. Mutasiah.
Beliau juga berpesan kepada para wali murid agar terus memantau pola makan dan kebersihan anak di rumah. Kerjasama antara sekolah dan orang tua adalah kunci utama dalam memutus mata rantai penyakit kecacingan di lingkungan keluarga besar SDN 2 Muara Ciujung Timur.

Menuju Sekolah Sehat dan Prestasi Hebat
Melalui program pemberian obat cacing serentak ini, SDN 2 Muara Ciujung Timur berharap dapat meningkatkan angka kehadiran siswa di sekolah karena berkurangnya angka kesakitan. Lingkungan sekolah yang sehat akan melahirkan generasi emas Kabupaten Lebak yang tangguh dan siap bersaing di masa depan. Mari kita terus gelorakan semangat hidup bersih dan sehat dimulai dari diri sendiri dan dari sekolah kita tercinta.




Kesehatan yang senantiasa terjaga melalui kerjasama dengan PKM Rangkasbitung yang hebat, semoga jalinan kerjasama dalam bidang kesehatan ini terus berjalan dengan baik dari tahun ke tahun dan harapannya kedepan semoga tidak hanya dari PKM tapi dari pihak lain juga bisa ikut andil ke SDN 2 Muara Ciujung Timur ini baik dari bidang kesehatan maupun lainnya