SDN 2 Muara Ciujung Timur

Pengurus Perpustakaan SD Negeri 2 Muara Ciujung Timur Ikuti Pelatihan Literasi dan Pengelolaan Perpustakaan

Pengurus Perpustakaan SD Negeri 2 Muara Ciujung Timur Ikuti Pelatihan Literasi dan Pengelolaan Perpustakaan

Loading

Memperkuat Fondasi Literasi di Jantung Pendidikan Dasar

SDN2MCT – Pada hari Selasa, 22 April 2025, SDN 2 Muara Ciujung Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam memajukan dunia pendidikan melalui kegiatan pelatihan bertajuk “Peningkatan Kapasitas Pengelola Perpustakaan Sekolah”. Kegiatan ini merupakan langkah strategis sekolah untuk mentransformasi perpustakaan dari sekadar tempat penyimpanan buku menjadi pusat literasi digital dan sumber belajar mandiri yang dinamis bagi siswa di Rangkasbitung.

Dalam era digitalisasi informasi yang begitu masif, perpustakaan sekolah dasar menghadapi tantangan besar untuk tetap relevan dan menarik bagi generasi alfa. Oleh karena itu, pengurus perpustakaan SDN 2 Muara Ciujung Timur memandang perlunya peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) agar pengelolaan perpustakaan dilakukan secara profesional, terstruktur, dan inovatif sesuai dengan standar nasional perpustakaan.

Pengurus Perpustakaan SD Negeri 2 Muara Ciujung Timur Ikuti Pelatihan Literasi dan Pengelolaan Perpustakaan
Pengurus Perpustakaan SD Negeri 2 Muara Ciujung Timur Ikuti Pelatihan Literasi dan Pengelolaan Perpustakaan

Menghadirkan Pakar: Literasi Profesional bersama Ibu Rohmatul Fatimah, S.IP

Untuk memberikan wawasan yang mendalam dan teknis, pihak sekolah mengundang Ibu Rohmatul Fatimah, S.IP sebagai narasumber utama. Sebagai seorang ahli di bidang Ilmu Perpustakaan, kehadiran beliau memberikan dimensi keahlian (Expertise) yang sangat dibutuhkan oleh para pengelola. Pelatihan ini diikuti dengan antusias oleh jajaran pengurus perpustakaan SDN 2 Muara Ciujung Timur yang terdiri dari dewan guru dan staf kependidikan yang diberikan amanah khusus untuk mengelola koleksi buku sekolah.

Buat Kamu  Sinergi Pendidikan dan Hukum: Satlantas Polres Lebak Gelar Edukasi Anti-Bullying dan Tertib Lalu Lintas di SDN 2 Muara Ciujung Timur

Ibu Rohmatul Fatimah memaparkan bahwa perpustakaan sekolah yang ideal harus memiliki empat pilar utama: manajemen koleksi yang rapi, sistem layanan yang ramah pengguna, pemanfaatan teknologi informasi, serta program promosi literasi yang kreatif. Tanpa salah satu pilar tersebut, perpustakaan hanya akan menjadi “gudang buku” yang sepi pengunjung.

Kurikulum Pelatihan: Dari Manajemen Klasifikasi hingga Digitalisasi Katalog

Pelatihan yang berlangsung secara intensif ini mencakup berbagai aspek teknis manajemen perpustakaan modern yang jarang dipahami secara mendalam oleh pengelola tingkat dasar:

1. Sistem Klasifikasi Buku (DDC – Dewey Decimal Classification)

Siswa diajarkan cara mengklasifikasikan buku berdasarkan subjeknya menggunakan sistem DDC. Hal ini sangat krusial agar koleksi buku tertata secara logis di rak, memudahkan siswa dan guru dalam mencari referensi yang dibutuhkan. Penomoran yang benar adalah langkah awal profesionalisme perpustakaan.

2. Digitalisasi Katalog dan Otomasi Perpustakaan

Sesuai dengan visi digitalisasi SDN 2 Muara Ciujung Timur, para peserta diberikan pelatihan mengenai pengoperasian sistem informasi perpustakaan. Penggunaan katalog digital (OPAC) memungkinkan pencarian buku dilakukan melalui perangkat komputer, yang secara signifikan meningkatkan efisiensi layanan sirkulasi (peminjaman dan pengembalian).

3. Strategi Kreatif Meningkatkan Minat Baca (Reading Interest)

Materi yang paling menarik adalah pembahasan mengenai strategi “menjemput bola”. Pengelola diajarkan cara membuat book trailer, mengadakan bedah buku berkala, hingga mendesain tata ruang perpustakaan yang estetik dan nyaman (Instagrammable) agar siswa merasa betah berlama-lama mengeksplorasi dunia melalui buku.

Suara dari Lini Depan: Harapan dan Komitmen Pengelola

Kepala Perpustakaan SDN 2 Muara Ciujung Timur, Bapak Ferry Firmansyah, dalam pernyataannya menekankan pentingnya pembekalan ini bagi timnya. “Kegiatan ini sangat krusial untuk membekali guru-guru yang ditunjuk sebagai pengelola agar mampu menjalankan fungsinya secara optimal. Kami ingin perpustakaan sekolah menjadi lebih hidup. Dengan SDM yang paham literasi dan manajemen, perpustakaan akan menjadi jantung pembelajaran di sekolah kita,” tegas Bapak Ferry.

Buat Kamu  HALAL BI HALAL WILBI 2 : PENGENALAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MENDALAM (DEEP LEARNING)

Hal senada diungkapkan oleh Ibu Fitri Priharti, salah satu pengurus perpustakaan SDN 2 Muara Ciujung Timur yang menjadi peserta pelatihan. Beliau merasa mendapatkan banyak pengetahuan baru yang praktis. “Selama ini kami belajar secara autodidak, namun melalui pelatihan ini kami jadi tahu cara mengelola perpustakaan dengan lebih terstruktur, termasuk bagaimana cara mempromosikan kegiatan membaca secara efektif di kalangan siswa kelas rendah maupun kelas tinggi,” tuturnya dengan antusias.

Menuju Ekosistem Literasi Dasar yang Terintegrasi di Lebak

Melalui kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas ini, Perpustakaan SDN 2 Muara Ciujung Timur tidak hanya bertujuan memperbaiki sistem internalnya sendiri, tetapi juga berharap dapat menjadi role model bagi sekolah-sekolah dasar lain di wilayah Rangkasbitung. Semangat kolaborasi dan berbagi pengalaman antar-pengelola perpustakaan diharapkan dapat mendorong terbentuknya jaringan literasi yang kuat di lingkungan pendidikan dasar Kabupaten Lebak.

Dengan perpustakaan yang dikelola secara profesional, SDN 2 Muara Ciujung Timur optimis dapat mencetak generasi yang tidak hanya gemar membaca, tetapi juga memiliki kemampuan literasi informasi yang tajam—sebuah bekal penting untuk menjadi pemimpin di masa depan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *