SDN 2 Muara Ciujung Timur

HALAL BI HALAL WILBI 2 : PENGENALAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MENDALAM (DEEP LEARNING)

HALAL BI HALAL WILBI 2 : PENGENALAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MENDALAM (DEEP LEARNING)

Loading

Sinergi 11 Sekolah: Membangun Ekosistem Belajar di Rangkasbitung

SDN2MCT – Pada hari Senin, 14 April 2025, SDN 2 Muara Ciujung Timur mendapatkan kehormatan menjadi tuan rumah bagi agenda besar Wilayah Binaan (Wilbi) 2, yakni kegiatan In House Training (IHT). Mengangkat tema inovatif “Pengenalan dan Implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)”, kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

Acara ini dihadiri oleh sedikitnya 150 peserta yang merupakan tenaga pendidik dari 11 sekolah di lingkup Wilbi 2, di antaranya: SDN 2 Muara Ciujung Timur, SDN 1, 3, 5, dan 6 Muara Ciujung Timur, SDN 1 hingga 5 Cijoro Pasir, serta SD IT Al Furqon. Kehadiran ratusan guru ini menunjukkan semangat kolaborasi yang luar biasa demi menciptakan standar pembelajaran yang lebih berkualitas bagi siswa.

Sambutan Ketua WILBI 2: Sinergi Akademik dan Silaturahmi Halal bi Halal

Kegiatan dibuka oleh Ketua WILBI 2, Ibu Ema Rahmawati, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya menjaga harmoni antar-sekolah sekaligus meningkatkan kompetensi profesional guru. Selain sebagai ajang pelatihan teknis, momentum ini juga dimanfaatkan sebagai ajang Halal bi Halal dalam suasana Idul Fitri yang penuh kekeluargaan.

“Saya berharap melalui kegiatan ini, kita semua dapat saling memperhatikan dan mempererat tali silaturahmi antar-sekolah di lingkup Wilbi 2. Tujuan utama kita adalah peningkatan kualitas pembelajaran dan profesionalisme guru. Mari kita simak dengan saksama pemaparan mengenai Deep Learning ini agar dapat segera diimplementasikan dalam ruang-ruang kelas kita sehari-hari,” tutur Ibu Ema Rahmawati.

Buat Kamu  Mewujudkan Sekolah Ramah Anak di SDN 2 Muara Ciujung Timur: Lingkungan Belajar yang Aman, Nyaman, dan Inklusif

Landasan Kebijakan: Menyukseskan “Hari Belajar Guru”

Sesi pemaparan materi inti disampaikan oleh Pengawas WILBI 2, Ibu Lilis Aisyah, M.Pd. Sebelum membedah teknis Deep Learning, beliau memberikan informasi krusial terkait kebijakan terbaru dari pemerintah. Berdasarkan Surat Edaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 5684/MDM.B1/HK.04.00/2025 tanggal 26 Maret 2025, setiap sekolah diinstruksikan untuk melaksanakan “Hari Belajar Guru”.

“Kita sebagai pendidik di Wilbi 2 harus menjadi garda terdepan dalam menjalankan amanat kementerian ini. Hari belajar guru adalah waktu bagi kita untuk merefleksikan dan memperbarui metodologi pengajaran. Dan hari ini, fokus kita adalah memahami Deep Learning sebagai strategi utama untuk menjawab tantangan zaman,” ungkap Ibu Lilis Aisyah.

Apa Itu Deep Learning? Melampaui Sekadar Hafalan Teknis

Ibu Lilis Aisyah menjelaskan secara mendalam bahwa Deep Learning (Pembelajaran Mendalam) adalah pendekatan pendidikan yang bergeser dari metode permukaan (Surface Learning). Jika metode lama hanya menuntut siswa untuk menghafal informasi demi ujian, Deep Learning mendorong siswa untuk mengembangkan pemahaman konseptual yang kuat, kemampuan analisis, dan keterampilan pemecahan masalah secara mandiri.

Guru berperan bukan sebagai sumber informasi tunggal, melainkan sebagai fasilitator yang merancang studi kasus dan diskusi yang memicu rasa ingin tahu siswa. Tujuannya adalah agar ilmu yang didapat tidak mudah terlupakan dan dapat diterapkan siswa dalam situasi nyata di kehidupan mereka.

HALAL BI HALAL WILBI 2 : PENGENALAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MENDALAM (DEEP LEARNING)
HALAL BI HALAL WILBI 2 : PENGENALAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MENDALAM (DEEP LEARNING)

8 Karakteristik Utama Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)

Dalam IHT ini, dipaparkan delapan karakteristik utama yang membedakan Deep Learning dari metode konvensional:

  1. Pemahaman Mendalam: Siswa diajak mengaitkan pengetahuan baru dengan konsep yang sudah mereka miliki sebelumnya.
  2. Berbasis Masalah (Inkuiri): Pembelajaran dimulai dari pertanyaan terbuka atau masalah kompleks yang menantang pemikiran siswa.
  3. Berpusat pada Siswa (Student-Centered): Siswa mengeksplorasi konsep secara mandiri di bawah bimbingan fasilitator (guru).
  4. Penalaran Kritis dan Kreatif: Mendorong siswa untuk menganalisis, mengevaluasi, dan mensintesis informasi.
  5. Konteks Dunia Nyata: Materi selalu dihubungkan dengan kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari.
  6. Interaksi Dialogis: Diskusi kelompok menjadi sarana untuk memperkaya perspektif dan memperdalam pemahaman.
  7. Metakognisi (Refleksi Diri): Siswa diajak menyadari cara mereka belajar dan mengidentifikasi strategi belajar yang paling efektif.
  8. Keberlanjutan (Long-term Learning): Fokus pada pemahaman permanen yang dapat diingat dan digunakan kembali di masa depan.
Buat Kamu  Menuju Sekolah Digital: Strategi Literasi Teknologi di SDN 2 Muara Ciujung Timur

Pilar Pembelajaran: Mindful, Meaningful, dan Joyful

Untuk mewujudkan lulusan yang unggul, Deep Learning di SDN 2 Muara Ciujung Timur dan Wilbi 2 akan bersandar pada tiga elemen utama:

  • Mindful (Berkesadaran): Guru dan siswa hadir sepenuhnya dalam proses belajar.
  • Meaningful (Bermakna): Setiap materi memiliki arti bagi perkembangan siswa.
  • Joyful (Menggembirakan): Proses belajar dilakukan dalam suasana yang menyenangkan tanpa tekanan.

Target akhirnya adalah mencapai profil lulusan yang memiliki delapan dimensi unggul: keimanan, kewargaan, kreativitas, kemandirian, komunikasi, kesehatan, kolaborasi, dan penalaran kritis. Hal ini selaras dengan tujuan olah pikir, olah raga, olah rasa, dan olah hati peserta didik.

Implementasi Strategis di Sekolah

Ibu Lilis Aisyah menutup pemaparannya dengan memberikan panduan langkah nyata bagi sekolah:

  1. Sosialisasi Masif: Menyamakan persepsi mengenai konsep Deep Learning kepada seluruh warga sekolah.
  2. Pelatihan Guru secara Intensif: Melalui forum KKG (Kelompok Kerja Guru) di tingkat Wilbi 2.
  3. Integrasi Teknologi: Memanfaatkan perangkat digital sebagai media pendukung eksplorasi siswa.
  4. Penguatan Karakter Spiritual: Mengintegrasikan kegiatan religius sebagai bagian dari olah hati.

Kegiatan IHT yang sangat produktif ini diakhiri dengan sesi ramah tamah dan saling berjabat tangan antara Pengawas, Kepala Sekolah, dan seluruh guru. Semangat baru kini terpancar dari para pendidik Wilbi 2 Rangkasbitung, siap membawa perubahan positif melalui implementasi Deep Learning di sekolah masing-masing.

1 komentar untuk “HALAL BI HALAL WILBI 2 : PENGENALAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MENDALAM (DEEP LEARNING)”

  1. Bahrul Qomar/pak Qomar

    Suatu kebangaan dan kehoratan tersendiri SDN 2 Muara Ciujung timur menjadi tuan rumah KKG tingkat Wilbi 2, semoga ini awal dan seterusnya menjadikan jalinan persaudaraan antar wilbi khususnya dan lebih luas umumnya untuk saling bertukar ilmu demi masa depan anak bangsa Amin

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *